Skip to main content

Kampung Tarean

Desa Tarean, Kecamatan Silinda, Sumatera Utara

Desa Tarean yang masih jauh dari hiruk-pikuk sorotan media, memiliki pesona wisata alam yang sangat mencengangkan. Jika anda pernah menonton film Indiana Jones atau Jumanji " Welcome To The Jungle" , desa ini memberikan sudut keindahan yang menantang dan memeras keringat dongan ( kawan ) untuk menjelajahinya.

Menuju desa Tarean, dongan memiliki pilihan bus mini tranportasi yaitu bus mini Holong dan Nitra 04. Jika ingin tidak merasakan panas, anda dapat menaiki bus Holong dengan tiket Rp 20 ribu dan berhenti tepat di depan Gereja Protestan, Tarean. Jika Anda menaiki Nitra 04, anda akan di membayar tiket Rp 15 ribu. Maka anda akan berhenti di kampung si Linda dan harus menaiki ojek atau berkomunikasi dengan bung Japet, agar di jemput. Jika naik bus Holong adan berhenti di depan Gereja Tarean, berada di sebelah kanan badan jalan, dan persis di depan gereja tersebut anda akan menemukan rumah pengelola dari wisata alam sungai dinding berbatu, bung Japet Silangit ( Purba ). 

Japet, adalah seorang akademisi jebolan hukum Universitas Sumatera Utara, yang merupakan asli putera daerah. Dan, jangan tertipu, sekalipun jebolan hukum, jauh dari kesan sangar.  Tampang dari dongan kita Japet ini sangat ramah, sangat suka berdiskusi, dan tentu saja menceritakan desa Tarean dengan semangat 45. Hahaha...

Anda juga akan ditawarkan minuman, anda dapat memilih minuman teh es, kopi hangat, ataupun minum langsung dari kran air, karena air di daerah Tarean, berasal dari mata air gunung. Puluhan tahun, bung Japet ini meminum air tersebut, tidak pernah mengalami sakit perut atau cacingan. Hahahaha...Bung Japet, juga merupakan inisiator dan pemilik dari mata air tersebut karena tepat berada di lahan keluarga. Penasaran di mana pusat mata air tersebut ? Atau penasaran Mandi di kolam mata air ? Sabar, jika anda sampai pada siang hari, sangat saya sarankan untuk "marlange" ( berenang ) di kolam alam tersebut ! Dan, Seperti judul blog ini, Sungai deras yang berdinding bebatuan raksasa, juga melintasi lahan tersebut. 

Harapan dan impian Japet, adalah mengembangkan destinasi wisata alam desa Tarean terutama untuk bermain Arum Jeram, Wisata Mata Air, dan Wisata Buah, karena di lahan tersebut  juga di tanami pisang terkenal Barangan, yang memiliki tekstur lembut dan aroma wangi. Karena , itu sangat sering  dijadikan paduan kue Bolu ! Enakkk...

Semoga masyarakat dan investor dapat mendukung misi pengembangan wisata desa Tarean, karena dengan begitu akan banyak warga sekitar dan dari Pulau Sumatera, Jawa dan seluruh Indonesia mengenal sungai berdinding batu ternyata ada di kampung Tarean, Sumatera Utara. Hal tersebut juga akan ikut meningkatkan pendapatan warga dan pendapatan asli daerah. Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. HORASSS !!!

Comments

Popular posts from this blog

Mata Air mineral Perut Bumi

Lokasi Mata Air "mineral" bukit, Tarean. Mata air "mineral" hasil perut bumi, Tarean, kini dapat di nikmati ratusan warga kampung. Setelah gagal 2 kali pembangunan baik dari bantuan dana desa dan PNPM, akhirnya mata air "mineral" dapat mengairi dan memberikan air sejuk , yang bagi kampung Tarean memang sangat di butuhkan untuk kebutuhan rumah tangga dari mandi, mencuci, konsumsi air minum, dan aktivitas bermamfaat lainnya, karena memang kampung Tarean, pada saat musim kemarau, sangat sulit mendapatkan air bersih karena belum masuk nya PDAM. Perhatikan di belakang, ada air mancur yang bisa digunakan untuk mandi setelah berenang di kolam. Japet purba, sang putera daerah Tarean, akhirnya ikut terlibat sebagai kordinator pembangunan akses air dan memastikan selesainya pembangunan, berkaca dari 2 pengalamannya sebelumnya yang tidak selesai tapi dananya "hilang" entah kemana. Dan, bung Japet juga dengan sukarela memberikan hibah tanahn...

Tarean : Sungai Dinding Berbatu Raksasa

Tarean adalah sebuah kampung yang berada di kecamatan si Linda, kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Kampung ini terkenal dengan wisata sungai yang memiliki batu pipih besar di tepian sungai, buah, dan kampuunya yang masih alami dengan suasana sejuk dan udara bersih. Jauh dari hiruk pikuk kota macet , Medan.

Potensi Wisata Arum Jeram

Sungai Tarean, Menantang dan Terkesan berada di "dunia lain" dengan dinding batu di kiri dan kanan sungai Arum Jeram atau bahasa bataknya Rafting, ternyata di Medan tidak hanya sungai Asahan ataupun Batang Toru yang mulai naik daun. Jika Arum Jeram di kampung Tarean ini mendapat dukungan dari pemerintah daerah dengan perbaikan infrastruktur jalan menuju sungai berdinding batu Tarean serta "branding" baru, bukan tidak mungkin, selain wisata sungai yang memang sudah terkenal sebelumnya di daerah Simalungun, Serdang Bedagai, akan menjadi objek menarik baru bagi pelancong dan yang gemar tantangan baru dalam mengarungi sungai yang masih alami dan terkesan "dunia lain". Tidak percaya, anda boleh cari di Internet atau di daerah mana saja di Indonesia, belum ada yang arum jeram di kelilingi oleh batu alam indah seperti Di kampung Tarean. Berani Mencoba ? Jalur sungai Tarean berdinding Batu Raksasa Jembatan di Atas Batu Raksasa Sung...