Mata air "mineral" hasil perut bumi, Tarean, kini dapat di nikmati ratusan warga kampung. Setelah gagal 2 kali pembangunan baik dari bantuan dana desa dan PNPM, akhirnya mata air "mineral" dapat mengairi dan memberikan air sejuk , yang bagi kampung Tarean memang sangat di butuhkan untuk kebutuhan rumah tangga dari mandi, mencuci, konsumsi air minum, dan aktivitas bermamfaat lainnya, karena memang kampung Tarean, pada saat musim kemarau, sangat sulit mendapatkan air bersih karena belum masuk nya PDAM.
Japet purba, sang putera daerah Tarean, akhirnya ikut terlibat sebagai kordinator pembangunan akses air dan memastikan selesainya pembangunan, berkaca dari 2 pengalamannya sebelumnya yang tidak selesai tapi dananya "hilang" entah kemana. Dan, bung Japet juga dengan sukarela memberikan hibah tanahnya bagi gereja, untuk mendukung program air bersih yang di iurannya sangat murah. " Sekarang masyarakat tidak susah lagi menggunakan air saat musim kemarau" , begitu ujar bung Japet. "
Sekarang masyarakat gembira dapat memamfaatkan akses air dengan lebih cepat karena berada di rumah sendiri. He ma tu tu !!!
![]() |
| Bung Japet. Pemilik Lokasi Mata Air "mineral". Di belakangnya adalah ruang kendali air ke ratusan warga. |



Comments
Post a Comment